Cyber Ethics: Etika Dalam Menggunakan Internet

Perkembangan teknologi yang semakin pesat tentunya seiring berjalannya waktu kebutuhan manusia juga meningkat. Teknologi yang saat ini yang sudah digunakan oleh seluruh penjuru dunia adalah internet. Internet adalah sebuah jaringan yang menghubungkan kita dengan orang lain tanpa batas waktu dan tempat. Tentunya internet sangat membantu kebutuhan manusia seperti berkomunikasi dengan yang lain, membantu pekerjaan lebih mudah, dan masih banyak lain.

Tentunya dalam menggunakan internet ataupun teknologi pasti ada etika nya, yang biasa dikenal dengan Cyber Ethics (Etika Cyber). Cyber Ethics adalah aturan dan etika dalam menggunakan teknologi atau internet. Di dunia ini tidak hanya menggunakan teknologi internet untuk mempermudah pekerjaan atau kebutuhan manusia, mereka juga menggunakan teknologi internet untuk melakukan kejahatan atau yang disebut sebagai Cyber Crime.

Cyber Crime biasanya dilakukan di media sosial. Karena di media sosial banyak sekali berbagai macam suku, karakter, gaya hidup yang berbeda – beda dan kita tidak tahu motif mereka dalam menggunakan internet atau media sosial bagaimana. Selain itu juga kita harus sopan dalam menggunakan internet sehingga kita tidak berujung pada kejahatan. Untuk itu kita perlu tau untuk beretika dalam menggunakan internet.

Apa itu Netiket atau Nettiquette? Netiket atau Nettiquette adalah etika dalam berkomunikasi menggunakan internet. Dalam berinternet diperlukan etika dan tata caranya sendiri seperti halnya mengirim surat, menggunakan media sosial dan sebagainya.

Berikut ini adalah beberapa netiket yang perlu ketahui :

  • Interaksi seperti dengan manusia pada umumnya, karena kita berinteraksi dengan manusia seperti di dunia nyata
  • Gunakan kata – kata yang sopan sehingga tidak terjadinya kesinggungan
  • Jangan memberikan info – info yang belum valid
  • Perhatikan kata – kata yang ditulis
  • Jangan menggunakan kata – kata yang mengandung sara
  • Berhati – hati ketika memberikan data – data privasi
  • Jangan memberi hal – hal pribadi, hanya kita saja yang boleh tau
  • Hindari Perselisihan
  • Hati – hati ketika menggunakan huruf kapital atau kata kapital karena penggunaan tersebut bisa berarti berteriak.
  • Memberi maaf ketika kita melakukan kesalahan

Selain itu ada Netiket yang diterapkan oleh IETF (The Internet Engineering Task Force). IETF merupakan sebuah komunitas masyarakat yang terdiri dari para perancang jaringan, operator, penjual dan peneliti yang berhubungan dengan evolusi aristektur dan pengoperasian internet di skala internasional. IETF menetapkan aturan umum yaitu :

Saat kita berada di internet, kita semua adalah manusia seperti di dunia nyata

  • Mengikuti aturan yang ada pada kehidupan sehari – hari ketika anda online
  • Ingat tempat di mana anda berada ketika sedang online
  • Saat anda sedang online, hormatilah orang sedang berinteraksi dengan kalian. Persis di dunia nyata saat kalian berinteraksi dengan orang dengan bertatap muka ataupun melalui suara dengan telepon, tata cara, etika dan peraturan yang disepakati bersama tetap ditaati.

Berikut ini adalah beberapa contoh etika yang ditetapkan oleh IETF :

1. One to one communications

One to one communications adalah komunikasi yang terjadi pada satu individu denga individu lainnya. Contohnya adalah ketika dua individu bercakap, mengirim email. Berikut ini ada beberapa hal netiket dalam komunikasi one to one communications :

  1. Berbicaralah dengan sopan
  2. Ketika mempunyai sebuah akun seperti akun email ataupun sosial media, berlakukanlah akun tersebut seperti pribadi mu sendiri
  3. Hati – hati saat menggunakan huruf kapital, karena bisa menyebabkan orang salah paham.
  4. Jawablah pertanyaan lawan bicara mu dengan baik dan mudah dimengerti.
  5. Selain menjawab jadilah pendengar yang baik serta memberi respon yang positif

2. One to many communications

Konsep komunikasi one to many communications adalah komunikasi yang terjadi antar individu dengan beberapa orang atau kelompok atau sebaliknya, contohnya adalah blog, komunitas, situs web dan lain – lain. Dibawah ini ada beberapa hal tentang netiket dalam one to many communications :

  1. Bacalah dengan teliti dan memahami bacaan yang kalian baca
  2. Berhati – hatilah dengan kata – kata yang akan ditulis ataupun diucapkan, karena bisa menyinggung seseorang
  3. Dilarang mengirim sebuah artikel atau teks berbau pemalsuan, sara, pornografi, ataupun sejenisnya yang merugikan banyak pihak mengingat bahwa di internet banyak orang – orang yang memiliki kebudayaan dan keyakinan yang berbeda – beda
  4. Saat anda tidak setuju dengan seseorang yang berujung menjadi perselisihan di sebuah forum atau perdebatan yang melibatkan banyak orang, lebih baik diselesaikan secara pribadi.

Kesimpulan Cyber Ethics

Kita perlu tau apa saja etika dalam menggunakan internet. Di internet beragam sekali suku, kehidupan yang berbeda – beda, dan sebagainya, sehingga kita perlu tau etika berinternet agar tidak terjadinya perselisihan. Dengan kata lain disimpulkan cyber ethics merupakan adopsi dari konsep etika tradisional yang diterapkan pada penggunaan teknologi komputer dan jaringan internet.

Teknologi ini mempunyai simulasi kehidupan yang mirip dengan kehidupan nyata ditambah adanya karaterisitk yang populer di dunia itu sendiri, membuka peluang yang besar untuk adanya tindakan kejahatan cyber. Perlu ada upaya dalam melakukan sosialisasi pada masyarakat dalam etika berinternet agar tidak terjerumus dengan hal yang tidak diinginkan dengan seiringnya pengguna yang terus meningkat pesat.

Adanya sosialisasi tersebut akan membantu masyarakat untuk membimbing dan memberi arahan yang sesuai dengan cyber ethics. Hal yang satu ini sangatlah penting untuk menuntun masyarakat dalam beretika dari pengguna internet pada tingkat individu atau umum.

Oleh: Muhammad Bima Al Fayyadl (Mahasiswa Teknik Informatika, Universitas Muhammadiyah Malang

Related Posts